Kamis, Januari 31, 2008

dua sisi hati

satu sisi hati terus hantam arus,, tak peduli akan luka
satu sisi hati merasa terhina dengan k'takutan salah yang punya

Selasa, Januari 29, 2008

hidup

hidup ini indah jika memang bahagia yang memeluk
namun hidup tak lagi lazim jika sedikit duka mengiris
adilkah hidup
imbangkah dengan semua yang terpengaruh
cukup derita yang melindung tak p'nah habis berakhir
biar semua ceria ini abadi dalam kenangan yang tak berujung
meski tak cukup dalam memori yang tersimpan

celaka

Maka kecelakaan yAng besarlah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan mereka sendiri, lalu dikatakannya; "Ini dari Allah", (dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka, akibat apa yang mereka kerjakan

renovasi

kenapa hanya ingin hadir
tak pernah memberi dan sedikit mengerti
kenapa tak berpikir salahkan diri
hanya pinta sempurna yang tak ada
diam sejenak
tatap membuta
karena tak terlihat yang tak ada
pergilah jika tak adil

hinggapi yang terkira mampu berikan
jika memang nyata hati buta
dengan mata tak peka

cinta s'arah

Relaku menunggumu seribu tahun lama lagi Tapi benarkah hidup aku akan selama ini Biar berputar ke arah selatan ku tak putus harapan Sedia setia Relaku mengejarmu seribu batu jauh lagi Tapi benarkah kaki ku-kan tahan sepanjang jalan ini Biar membisu burung bersiulan terlelah gelombang lautan Ku masih setia Adakah engkau tahu… ini cinta Adakah engkau pasti… ini untuk selama-lamanya

lembaran putih

hampir semua menjadi hitam
lembaran yang dulu putih, bersih
sekarang telah gelap

hampir tiada lagi sinar disana
semua t'lah berubah menjadi hitam
kotor itu yang terlihat

lembaran putih itu akan hilang
hilang seiring waktu yang berjalan
sirna seiring kepalsuan yang tercipta

lembaran putih itu akan menjadi putih
lagi
hitam telah menutupinya
seperti parasit yang menutupi karang

lembaran putih itu akan menjadi cerita
cerita yang takkan pernah hilang
dari kehidupan pemiliknya

cinta,, membunuh

jika cinta merupakan penantian
hanya harapan yang berupa sia-sia
batalkan dari niat
tak peduli dari sejumlah hasrat
cinta hanya membunuh bagi petualang yang
paham dalam setia
cinta bukan untuk pengharapan
tak berupa inginan
hanya permainan yang tak kunjung berarah
bodoh bagi kata sejati
hapus leburkan hati dan fikiran yang
terlahir

pergilah dengan,,, mu

pergilah dengan pilihan mu
karena takdir telah berkata
umat hanya mampu bersuara

pergilah dengan hak mu
karena langkah telah terbata
mereka dan semua bercerita

pergilah dengan erangan mu
karena desah sedih menjauh
luka sembuh bukan keringnya

pergilah dengan anggapan amal mu
karena bukan pilihan dosa
pikiran perhatian tak arti dusta

butir cinta

cinta bukanlah suatu kebodohan
hentikan kebodohan atas nama cinta

tak sepucuk surat cinta yang tertulis
dengan darah
tak darah yang menetes tulisi cinta

bukan air mata yang mengalir hentikan
laju cinta
cinta yang buta tak mengenal air mata
hanya membutuhkan sedikit percaya dan
pengertian

tak perlu tuduhan tak perlu tangisan
berpikir dengan hati bukan mata

makhluk terindah yang d'benci

ku telah membenci makhluk terindah MU yang b'wujud wanita,,
tapi amarah ini bukan karen dendam ku
tapi amarah ini hanya karena kecewa ku

tak pernah segitu besarnya
karena rasa itu ada hanya karena ketulusan untuk menyayangi
tak pernah ada pamrih dalam tiapnya

sejak tumbuh saat ini dan sampai jemputan MU
tak berkurang anugerah sayang yang ENGKAU lahirkan

tuhan maaf kan ku telah membencinya
membenci dengan segenap rasa terus menantinya

sejati cinta

jika cinta sejati berkata,, tak lagi ada dusta
tapi jika cinta tu tak p'nah sejati
dia masih akan berpetualang dengan harga diri yang terbuang