Jumat, September 11, 2009

Disini

lagi disini
dimana hanya suara hati ku
terus meratap dan seru lagu
dengan gumpalan tanya
mungkinpun ragu

lagi dan masih disini
menatap dalam ruang tak berisi
dengan setetes embun atap jerami

lagi disini,,,
yang terdengar desiran nafas ku
dengan tangan, jemari mencengkram
kuatkan dalam perih

tapi disini
dimana yang ada pinta
tuk lilin tua tak tutup usia
segera sebelum waktu ku pergi

bukan lukanya "DIA GILA"

tetap teruskan lari
dengan goyah
dahaga kian menggundah
memekak suci hapus sepi
hening dan entahkan sunyi
nanar tatap
tak sentuh arah utuh
putarkan tuk jelang bentur
kais dan sisih
entah kian kenapa pilih
untuk apa pilih
tak pasti arah jari
itu bukan lukanya
tapi mereka yang anggap
DIA GILA
dan jadikan nyata

Selasa, September 08, 2009

hati,,

hati hanya bongkahan darah yang membeku
tak pernah sekeras karang yang membisu

hati tak pernah mampu menahan semua terpaan
akan meledak dalam kebahagiaan
menciut dalam kehampaan dan luka

hati hanya sebentuk kapas yang bisa terbang melayang sekeras angin meniup
serta melekat ditempat yang mampu menahan langkah longlai nya

hati tak berpemilik,tak bertuan, dan tak berlahan

bagaimana

ku tak bisa m'nebak..
ku tak bisa m'baca..
tentang kamu..
kau buat ku bertanya..
slalu dalam hatiku, tentang kamu..
begitu banyak bintang seperti p'tanyaanku,,
tentang kamu..

bagaimana..
bila akhirnya ku cinta kau,,
dari kekurangan mu..
hingga lebih mu bagaimana..
bila semua benar terjadi,,...???

bagaimana..