Selamat ulang tahun Dandani hadirnya masa remaja Semoga panjang umur Beri arti jejak langkah mudamu
Petuah bijak tersedia Rangkum dalam jiwa Seberkas masa lalu Berita progresmu Kelopak masa depan
Sabtu, Februari 16, 2008
setengah hati telah memilih karena terlalu luka tuk bersama
tapi dari setengah yang tertinggal tak sanggup palingkan dari terindah kenang
Jumat, Februari 15, 2008
bukan hanya sebatas serangan dalam ragu terjauh akan bingun peluk dan belenggu
apakah itu tak terjawab dengan semua tanya tapi kenapa,, kenapa semua masih ada tanya kenapa tak hanya penyelaman tanpa balik arah ataw hanya perlu sedikit melega dengan buka dada,,
kenapa? kenapa masih ada tanya
Kamis, Februari 14, 2008
bukan karena cinta yang tak perjuangkan hanya sebatas ingin dan keberanian pudar
haruskah bertelanjang untuk buka hati meski pakaian tak selembar terpakai
tapi berjuang untuk hati terasa hambar kenapa saat penuh kejut saat penuh haru melambat jarum putaran
tiada fikiran anggap permainan bukan untuk bermain
tapi semua memudar bersetubuh takut
Senin, Februari 11, 2008
jika dangau tak lagi meneduhkan untuk apa berlindung dibawah rindang pepohonan karena rindang tak cukup bukti teduhkan hati yang luka tanya cukup beri sejuk yang sekejap basah dalam hujan air mata
apakah dangau benar roboh tak lagi akan ada tak lagi ada pelukan hangat segelimir angin akan tetap basah dengan panas terbakar
cukup dangau tak bersalah rumah sejuta kenangan peristirahatan semu perasaan kini hantam langit injak bumi terlepas semua ciuman terlupa sehangat pelukan
dan hanya berkas telanjangi fikir hati
Senin, Februari 04, 2008
saat cinta ini telah memilih meski jauh kaki terus berlari namun sekali tak sanggup ganti hadir hanya terus lintaskan kenangan terindah dengan mu
Jumat, Februari 01, 2008
kabut tebal tirai keraguan terungkap.. disaat rindu tak lagi mampu kau dekap.. tersibak oleh ungkapan tak bersayap.. 'biarkan rasa itu hidup dihatiku'.. can't ignore u from my mind.. indeed ! no more empty field.. heart addicted
namun.. aku terlambat menyongsong matahari.. dan tanah berpijak sudah ada jejak kaki.. sekiranya waktu dapat diputar kembali.. 'ku kan berlari sebelum malam beranjak pergi..
wahai.. tertikam hatiku oleh potret diri pengisi mimpi.. terhunus jiwaku dua bilah pedang alangkah perih.. terkoyak tanpa bisa kutampik gejolak cemburu.. terkapar hingga tak kuasa kumenahan sembilu.. tergelak tawa dusta kucoba tutupi luka.. tersenyum walaupun diraut muka saja.. tersadar tiada daya 'tuk memiliki.. walau hasrat diri tiada tertabiri..
o.. Ilahi kujadikan sabar dan shalat penolong diri.. kutenang dengan mengingat-Mu tiada henti.. kuketuk pintu-Mu di duapertiga malam ini.. kumohon cinta-Mu seluas langit dan bumi.. sebagai bekal tawakkal dan peneguh hati.. jika kuharus menanti 3 milyar tahun lagi..
tak banyak yang bisa kuucap lagi tinggal doa-doa lirih isak berlinang-linang
biarkan kuhadapi ketakutan ini walau harus sendiri meski belum utuh kupahami
o.. kekasih akhirnya seharipun berlalu dari 3 milyar tahun waktu menunggu tiada sanggup kulalui tanpa-mu
hampir saja kekasih menjauh.. karena sesak rasa yg begitu keruh.. namun kekasih memberi uluran tangan.. saat bimbang dipersimpangan tujuan..
kekasih menyapa ingatkan diri di awal pagi.. mengajak bangun dan bersegera menghadap.. kekasih menyeru lewat menara-menara tinggi.. berdoa dan mintalah padaku dengan penuh harap..
kekasih takut bila rasa tidak lagi biasa.. kekasih menghibur akulah pemilik segala rasa..
kekasih berkata sebaiknya cukup sampai disini.. kekasih bertitah akulah yang mengawali dan mengakhiri..
kekasih berbisik: i want to hear your voice.. kekasih bersabda: ask to me if you have to choice..
antara Kekasih dan kekasih.. temukan pada bait-bait penuh arti..
Seandainya esok akan berakhir Akankah dia tau . . . Betapa aku mencintainya Dan aku membutuhkannya Seandainya waktuku tinggal sesaat Mungkinkah dia akan melihat dunia tanpaku Dan melalui hari-harinya sendiri Seandainya esok tak datang lagi Apa yang akan tersisa di hati Masihkah ada yang mencinta Atau semua akan terlupa Seandainya esok tak datang lagi Maka aku akan benar-benar mencintainya hari ini Selagi ku masih punya kekuatan Untuk menghembuskan nafas-nafas ini
saat tak s'tepat ini saat penuh ragu dan pikiran dia mengeluh dia melenguh tak kuat berlari tak kuat d'tindih dan m'butuhkan sedikit mengerti
tapi kenapa ini saat lembaran menipis saat semua butuh hadir m'minta belaian lebih m'minta kasih m'ninggi
adakah mengerti saat ini kala ini butuh ku udara p'nyegaran waktu sendiri k'napa malangnya k'napa sedihnya
mula tatap itu tak ada pernah arti hadir dan wujud sekilas semi bukan berbentuk ragu tak lain kepastian hati
selangkah demi hari bukan dalam niat hingga sua cukup dan terus kata datang dalam semangat kala terpuruk
jatuh terselubung lupakan luka mengering tiap kata suara bukan dalam sesaat tak berupa sekejap telah lama terdusta serta paling cukup sekian kata peralih jumlah rasa
Hati ini bagai terparti Jiwa ini bagai terluka Berjuta kesengsaraan selalu datang Silih berganti tuk temaniku
Ku meronta dalam tawa Ku menangis dalam senyum Sampai kapan aku begini Dan mendapatkan kebahagiaan Sampai kapan aku bisa lepas dari derita
Air mata menjadi teman setiaku Kedukaan menjadi sahabat dalam mimpi Dimana akan aku temukan kebahagiaan Dimana akan aku dapatkan keindahan Yang ku dapat hanya sesak...kepiluan Jeritan dan penderitaan...
jika semua hanya sebuah penantian dan semua penantian merupakan kesia-sia an tak hiraukan niat yang menghalangi kembali satu sisi hingga satu langkah yang terpijak urung mampu tahan tangis yang tertindih.
wanita merupakan pelambang kemunafikan mengawali datang sebuah kehancuran merusak sebuah keharmonisan menghadirkn runtuh akan jaya dan wanita melahirkan adanya kekejian namun tak pernah akan terpungkiri, bahwa : wanita merupakan wujud lain keindahan membuktikan akannya ada anugerah membimbing langkah para pejaya melahirkan era serta nama dan wanita itu adalah ibuku
jika cinta telah terpilih, pergilah dengan segenap langkah pilihan
jika cinta ternyata menyakiti, kembali dan buang jauh ragu