Sabtu, Mei 14, 2011

pekik ini hanya untuk ku berkata

pekik ini hanya untuk ku berkata
suarakan lantang tak untuk selamanya
tapi
jerit tak wakil ku tangis yang uraikan

menatap kukungi segala
teriak bukan milikku, mereka
dan tangis haru selalu terbaca
dalam bising pilu tak suara

pekik ini hanya untuk ku berkata
hembuskan dalam asap berita
sunyi buta terang tuli telinga
liar, ingin ceritakan nanar

lelah, letih tatap mereka
dengan pucat muka
pasi, tak telihat bercak noda
dan inikah pekik untuk ku berkata

2 komentar:

wajah purnama mengatakan...

just keep going on for writing

wajah purnama mengatakan...

hmmmmm...